Kesehatan

Omni Cikarang: Inilah Makanan yang Harus Dihindari Penderita Hepatitis

Hepatitis merupakan salah satu penyakit yang sering menganggu ancaman kehidupan manusia. Penyakit ini akan membuat peradangan pada hari karena adanya virus kemudian ditularkan ke orang lain. Liver dalam tubuh manusia merupakan salah satu organ sistem pencernaan yang berperan dalam proses metabolismen tubuh. Infeksi virus hepatitis ini akan mengganggu fungsi dari hati dan proses pencernaan dalam melakukan penyaringan racun maupun zat berbahaya termasuk dalam menghasilkan enzim, bilirubin dan hormon. Terdapat 5 jenis hepatitis yang dapat menyerang tubuh manusia adalah A, B, C, D dan E, jika mengalami salah satu jenis ini maka segera kunjungi Omni Cikarang .
Berdasarkan data yang diberikan, Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki jenis virus hepatitis B tertinggi setelah negara Myanmar. Kini terdapat kasus hepatitis B dan C dari 100 orang terinfeksi 10 penderita yang berkembang menjadi hepatitis stadium kritis. Stadium ini akhirnya menyebabkan kanker hati dan meningkatkan ketika berada di usia lebih dari 15 tahun dan umumnya jenis hepatitis B, hepatitis A dan hepatitis C yang paling banyak terjadi.
Berikut adalah gaya hidup sehat untuk penderita hepatitis B diantaranya:
  • Mengonsumsi asupan makanan terutama jika mengalami muntah dan kehilangan nafsu makan sehingga perlu mengonsumsi makanan lauk, sayur dan buah yang diberikan seperti gandum, daging tidak menyertakan lemak dan sayuran hijau. Sayuran hijau akan membantu melindungi hati dari berbagai zat kimia berbahaya dan sebaiknya tidak memberikan makanan dengan garam terlalu banyak dan gula.
  • Tetap istirahat dengan dan pastikan tidak melakukan aktifitas yang terlalu berat dan tidak memicu terjadinya stress sehingga aktifitas dapat dioptimalkan kembali, jika tubuh merasa lelah maka segera beristirahat untuk mengembalikan tenaga pada tubuh.
  • Hindari pengguna alkohol dan obat-obatan yang tidak baik untuk kerja hati sehingga akan mengurangi beban dari hati karena semakin hati sulit memproses zat kimia maka akan semakin menyebabkan hati menjadi rusak.
  • Mengonsumsi air yang cukup untuk kesehatan dengan sehingga akan mengganti cairan tubuh yang hilang dengan mengonsumsi jus atau buah potong sebagai penggantinya.
  • Sebaiknya menghindari untuk menggaruk bagian kulit yang gatal dan tidak langsung membakar kulit langsung terkena paparan sinar matahari dengan menggunakan pakaian bahan katun.
Untuk penderita hepatitis A hampir sama tidak disarankan untuk mengonsumsi beberapa makanan diatas yang dapat menyebabkan penyakit semakin parah. Untuk penderita hepatitis C sebaiknya tidak mengonsumsi makanan dengan lemak jenuh atau lemak trans yang terdapat pada makanan cepat saji sebaiknya mengganti makanan tersebut dengan minyak ikan, biji-bijian dan alpukat.
Berikut adalah penyebab terjadinya hepatitis uang perlu diketahui diantaranya:
  • Hepatitis A disebabkan oleh HAV yang masuk dalam tubuh dan masuk selama masa inkubasi 2 hingga 6 minggu dan menyebabkan kerusakan pada kekebalan tubuh.
  • Hepatitis B dikarenakan HBV yang dapat menyebabkan stadium kronis sehingga dapat diatasi dengan vaksinasi sejak dini, beberapa kasus dialami oleh bayi yang baru lahir.
Menurut Omni Cikarang, hepatitis C dapat disebabkan oleh HCV yang memiliki 6 genotip virus yang ditularkan jika melakukan transplantasi organ maupun transfuse darah. Untuk hepatitis D dan E dikarenakan HDV dan HEV yang jarang terjadi di Indonesia namun perlu diperhatikan karakteristiknya. Beberapa penyebab ini perlu diketahui untuk mencegah penularan dan sebaiknya mengetahui pantangan makanan untuk tetap menjaga kesehatan tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *